Rencananya Dubes Australia akan menggelar peringatan tragedi tersebut pada 16 Februari 2017 di kawasan Pantai Radji dan Mercusuar Tanjung Kalian,Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Australia akan memperingati 75 tahun tragedi penenggelaman perahu dan pembunuhan perawat asal negara itu oleh pasukan Jepang di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengenang korban perang tersebut.
"Rencananya Dubes Australia akan menggelar peringatan tragedi tersebut pada 16 Februari 2017 di kawasan Pantai Radji dan Mercusuar Tanjung Kalian," kata Kepala Bagian Politik dan Diplomasi Publik Kedutaan Besar Australia, Bradley Armstrong di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan sebelum kegiatan peringatan itu digelar pihaknya akan melakukan studi di kawasan Pantai Radji dan Mercusuar Tanjung Kalian dan melakukan pertemuan dengan Bupati Bangka Barat, Parhan Ali pada Selasa (27/9).
"Peringatan 75 tahun tragedi penenggelaman perahu dan pembunuhan perawat asal Australia tersebut akan diisi dengan upacara dan peletakan karangan bunga oleh keluarga korban," katanya.
Ia menjelaskan, sekitar 50 anggota keluarga korban dari Australia akan hadir dan berpartisipasi dalam peringatan tersebut.
Ia mengemukakan, peringatan tragedi perang di Bangka Barat tersebut juga dapat mendorong pariwisata di wilayah itu. "Melalui momentum tragedi perang, pemprov dapat menawarkan sektor pariwisata yang dimiliki daerah kepada warga Australia," ujarnya.
Menurut dia turis asal Australia yang berkunjung ke Indonesia rata-rata per tahunnya mencapai satu juta orang sehingga angka tersebut sangat potensial untuk pengembangan pariwisata di daerah ini.
"Kami berharap peringatan tragedi perang ini nantinya berjalan baik dan lancar serta bisa mendorong perkembangan pariwisata di Bangka Belitung khususnya Bangka Barat," ujarnya.
Pewarta: MahendraEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.