"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama ini sudah memiliki program untuk membangun Jakarta. Masalahnya, program itu belum berjalan optimal," kata Anies di Sekretariat Jakarta Pilih Anies-Sandi (JAKPAS), Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat.
Karena itu, Anies mengatakan dia bersama pasangannya Sandiaga Uno bukan sekadar akan menawarkan rencana dan program-program baru bagi masyarakat Jakarta, melainkan akan menjalankan yang sudah direncanakan oleh gubernur-gubernur sebelumnya secara optimal.
Apalagi, selama 10 tahun terakhir Jakarta dipimpin oleh tiga gubernur yang berbeda, yaitu Fauzi Bowo selama lima tahun, Joko Widodo selama 2,5 tahun dan Basuki Tjahaja Purnama selama 2 tahun sehingga kesinambungan antara pemimpin satu dengan lainnya menjadi hal yang penting.
Saat ditanya hal apa yang menjadi perhatiannya dalam jangka pendek bila terpilih sebagai gubernur, Anies menjawab penyediaan lapangan pekerjaan, harga kebutuhan pokok dan pengentasan kemiskinan.
"Kursus dan pelatihan kerja akan digalakkan agar mereka yang belum bekerja memiliki keterampilan sehingga bisa berkarya dalam perekonomian. Bukan hanya pemerintah daerah saja yang menyediakan, tetapi juga swasta," tuturnya.
Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 akan diikuti tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur.
Mereka adalah Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem. Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN serta Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan PKS.
Pewarta: Dewanto SamodroEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.