Harga gula pasir kiloan turun Rp14.000 dari Rp15.000 per kilogram.Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turun Rp1.000 per kilogram, karena stok kebutuhan pokok masyarakat cukup hingga dua bulan kedepan.
"Harga gula pasir kiloan turun Rp14.000 dari Rp15.000 per kilogram," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Selasa.
Demikian juga harga gula pasir kemasan turun Rp15.000 dari Rp16.000 per kilogram.
"Diperkirakan harga gula pasir ini akan terus mengalami penurunan hingga ketingkat normal, karena pasokan dari Pulau Jawa dan Sumatera yang berjalan lancar, sehingga stok cukup berlimpah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi," ujarnya.
Ia menjelaskan stok gula pasir mencapai 735 ton tersebar di sejumlah gudang distributor sembako yaitu PT Bina Purnama Bersama 60 ton, PT Globus Internusa 100 ton, Bulog 300 ton.
Stok gula pasir di gudang PT Bangka Alam Sejahtera 50 ton, UD Mawar Jaya 55 ton, Akon 30 ton dan CV bangka Putra Persada 130 ton.
"Diperkirakan stok gula pasir akan terus bertambah, karena kondisi perairan masih aman untuk pelayaran kapal laut dalam memasok berbagai kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Menurut dia penurunan harga gula pasir ini berdampak terhadap permintaan masyarakat yang mengalami peningkatan cukup tinggi.
"Kami berharap pedagang tidak memanfaatkan permintaan masyarakat yang tinggi untuk menaikkan harga gula pasir, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih kurang membaik, karena hasil kebun karet, lada putih, tambang timah yang turun selama musim hujan ini," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.