Pembangkit tersebut antara lain "Mobile Power Plant" (MPP ) 50 MW di Air Anyir dan 25 MW di Suge.
Pangkalpinang (Antara Babel) - PT PLN Wilayah Bangka Belitung dalam waktu dekat akan melakukan penambahan kapasitas pembangkit secara bertahap yang direncanakan beroperasi pada akhir 2017 untuk mendukung pertumbuhan pelanggan dan memperkuat sistem kelistrikan di wilayah itu.

"Pembangkit tersebut antara lain "Mobile Power Plant" (MPP ) 50 MW di Air Anyir dan 25 MW di Suge," kata General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Rustamadji di Pangkalpinang, Senin.

Dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) masing-masing sebesar 2 MW di Sungai Terlung,  1,2 MW di Tuing serta Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) sebesar 6 MW.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan relokasi mesin dari Jambi sebesar 15 MW untuk memperkuat pusat listrik Merawang.

Selanjutnya untuk memperkuat sistem kelistrikan di pulau-pulau kecil yang terisolasi akan dilakukan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 22 MW tersebar.

Saat ini wilayah yang masih menggunakan system isolated selain Bangka Barat adalah Bangka Selatan.

"Apabila salah satu mesin di daerah tersebut dalam masa pemeliharaan atau terjadi kerusakan maka akan mengakibatkan terjadinya padam di wilayah Toboali dan kualitas tegangan turun di wilayah Koba," ucapnya.

Dikatakannya, untuk menyelesaikan masalah tersebut, pihaknya telah membangun jaringan SUTT 150 kV yang menghubungkan Pangkalpinang dan Koba.

"Saat ini progres pembangunan telah mencapai 95 persen. Dukungan Pemerintah Daerah sangat membantu dalam percepatan pembangunan infrastruktur ini. Kami akan melanjutkan pembangunan SUTT yang menghubungkan antara Koba dan Toboali," katanya.

Menurutnya, pembangunan SUTT 150 kV Kelapa-Muntok ini sangat penting karena nantinya jaringan tersebut akan interkoneksi dengan jaringan transmisi Kelapa-Pangkalpinang, Pangkalpinang-Koba dan Koba-Toboali.

Untuk kedepannya, Bangka akan menjadi satu dalam sebuah sistem kelistrikan. Dengan sistem kelistrikan yang menggunakan SUTT 150 kV ini diharapkan pasokan listrik di Pulau Bangka akan lebih andal.

Selain itu, beroperasinya berbagai Gardu Induk tersebut, PLN Wilayah Bangka Belitung akan mampu melayani penyambungan listrik untuk Industri maupun komersial di wilayah Bangka Barat dan Bangka Selatan.

"Hal itu diharapkan nantinya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung," ujarnya.

Pewarta: Try Mustika Hardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026