Kami sudah masuk lidik, sebab hingga siang ini belum ada pelaporan atas kasus tersebut.Bandarlampung (Antara Babel) - Kepolisian Sektor Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung menyelidiki motif pelemparan bom molotov di sebuah rumah di Jalan Kenanga, Kelurahan Rawa Laut, Kecamatan Enggal oleh orang yang tidak dikenal.
"Kami sudah masuk lidik, sebab hingga siang ini belum ada pelaporan atas kasus tersebut," kata Kapolsek TKB AKP Harto Agung di Bandarlampung, Jumat.
Dia mengatakan, motif pelemparan pun masih dalam penyelidikan sehingga hingga saat ini belum diketahui.
Ia melanjutkan, kejadian diperkirakan sekitar pukul 02.00 WIB saat kondisi rumah sedang sepi sehingga tidak ada korban jiwa.
"Kejadian shubuh dan tidak ada kerusakan yang berarti, korban jiwa pun tidak ada," katanya.
Berdasarkan data yang dihimpun, rumah milik Suwandi pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) dan Denwati istrinya yang merupakan guru SMAN 1 Bandarlampung sedang berada di Jakarta.
Akibat peristiwa ini rumah milik Suwandi tersebut nyaris terbakar di bagian teras dan dindingnya, serpihan botol kaca dari bom molotov masih tersisa.
Dari keterangan Sahrul kakak pemilik rumah mengatakan, mengetahui ada pelemparan bom molotov di kediaman adiknya dari seorang tetangga.
"Saya dihubungi oleh tetangga adik saya, saat datang ke sini api sudah padam," kata dia.
Ia mengatakan, saat kejadian terdengar suara ledakan besar hingga membuat tetangga terbangun.
"Suara itu ternyata menimbulkan api pada bagian teras rumah, lalu para tetangga langsung memadamkannya agar tidak menyebar," kata dia.
Pewarta: T.Subagyo dan Roy BPEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026