Penurunan itu terjadi karena turunnya ekspor timah sebesar 31,01 persen, sedangkan nontimah mengalami peningkatan 28,92 persen.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Oktober 2016 sebesar 123,64 juta dolar Amerika Serikat atau turun sebesar 25,84 persen dari sebelumnya 166,74 juta dolar AS.

"Penurunan itu terjadi karena turunnya ekspor timah sebesar 31,01 persen, sedangkan nontimah mengalami peningkatan 28,92 persen," kata Kepala BPS Babel, Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan, total ekspor timah pada Oktober 2016 sebesar 105,13 juta dolar AS sedangkan nontimah 18,52 juta dolar AS.

Negara tujuan utama ekspor timah pada Oktober 2016 terbesar yaitu Singapura 34,38 juta dolar AS, Belanda 18,30 juta dolar AS, Jepang 12,63 juta dolar AS, India 11,42 juta dolar AS dan Taiwan 6,90 juta dolar AS.

Sementara itu, komoditi utama penyumbang ekspor nontimah pada Oktober 2016 yang mengalami peningkatan yaitu golongan karet, dan barang-barang dari karet sebesar 67,60 persen, golongan ikan dan udang 65,83 persen, minyak atau lemak hewani dan nabati 54,92 persen, dan golongan produk kimia nasik sebesar 27,76 persen.

"Hanya golongan kopi, teh dan rempah-rempah mengalami penurunan sebesar 29,61 persen," ucapnya.

Negara tujuan utama ekspor nontimah pada Oktober 2016 yaitu Tiongkok menacapi 6,29 juta dolar AS dengan ekspor terbesar crude palm oil, Singapura 5,93 juta dolar AS, dan Belanda 3,07 juta dolar AS dengan komoditi utama ekspor yang sama.

Kemudian Jepang 0,37 juta dolar AS dengan komoditas lada putih,  dan Malaysia 0,26 juta dolar AS dengan komoditas ekspor terbesar ikan dan udang.

"Pakistan dan Korea Selatan pada Oktober 2016 tidak ada kegiatan ekspor nontimah sama sekali," ujarnya. 


Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026