Jakarta (Antara Babel) - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta agar pencarian korban atau puing-puing jatuhnya pesawat Polri M-28 Skytruck di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau dilanjutkan sampai hari ke-10 atau pada Senin (12/12).

"Kapolri meminta untuk pencarian ini tidak terbatas hanya tujuh hari tetapi dilanjutkan sampai 10 hari pada hari Senin (12/12) yang akan datang," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

Martinus mengatakan pada hari ini Kapolri berkesempatan untuk hadir di lokasi pencarian di posko di Pulau Senayang.

"Kemudian Kapolri mengikuti kapal yang bergerak untuk membantu pencarian dan kehadiran Kapolri juga untuk memberikan semangat kepada personel Polri, Basarnas, TNI dan personel lainnya yang saya tidak bisa sebutkan karena memang hampir 281 personel yang turut dalam upaya pencarian ini," tuturnya.

Menurutnya, pemberian semangat dari Kapolri itu juga dipastikan untuk meningkatkan kinerja dari para personel yang melakukan upaya pencarian.

Selain itu, ia juga menyatakan memang kesulitan dari upaya pencarian itu adalah arus bawah laut yang begitu besar di mana dapat memindahkan posisi-posisi dari badan-badan atau puing-puing pesawat dan juga korban.

"Dapat berpindah dari satu titik ke titik lainnya walau itu sudah di-scan melalui 'sonar scan' sehingga tentunya dibutuhkan banyak penyelam di sini dan terus ditambah hampir 30 penyelam melakukan operasi pencarian ini," ujarnya.

Pesawat M-28 Skytruck terbang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang dengan 16 orang di dalamnya. Di Pangkal Pinang tiga orang turun. Sementara yang lain melanjutkan penerbangan menuju Batam sebanyak 13 orang terdiri lima kru dan delapan penumpang.

Namun pesawat tersebut hilang kontak saat terbang di atas wilayah Kabupaten Lingga dan kemudian diketahui jatuh di perairan utara Kabupaten Lingga pada Sabtu (3/

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026