Kegiatan ini agar masyarakat memahami tindak pidana korupsi.
Toboali (Antara Babel) - Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengelar sosialisasi program penguatan jaringan anti-KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

"Kegiatan ini agar masyarakat memahami tindak pidana korupsi," kata Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Pramono Mulyo di Toboali,Jumat.

Ia menjelaskan tema kegiatan sosialisasi Hari Antikorupsi Sedunia tahun ini yaitu "Ayo Kawal Uang Rakyat", sehingga dapat meningkatkan peran masyarakat dalam memberantas KKN.

Selain kegiatan sosialisasi pihaknya juga membagikan brosur dan stiker kepada peserta dan masyarakat umum lainnya.

"Dengan adanya brosur ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh komponen masyarakat untuk memahami definisi dan konsep gratifikasi," katanya.

Menurut dia kegiatan ini merupakan langkah terobosan dalam melaksanakan pengawalan terhadap uang rakyat.

"Pola ini merupakan pola baru dengan cara merangkul masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi,sebab tanpa masyarakat kita tidak bisa apa-apa," katanya.

Menurut dia aparat penegak hukum yang bertugas di Kajari Bangka Selatan ini merupakan pelayan bagi masyarakat, jadi jangan sungkan berkonsultasi dengan pihak kejaksaan.

"Mari bersinergi, kalau ada masalah terkait dengan hukum silakan datang ke sini, mau formal bisa, non formal juga bisa," katanya. 


Pewarta: Juniardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026