Dua bulan lalu, kelompok nelayan yang mengelola proyek percontohan itu sudah melaksanakan panen perdana...Muntok (Antara Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan kelompok nelayan binaan yang menggeluti usaha budidaya ikan kerapu di Desa Bakit segera panen raya tahap dua.
"Dua bulan lalu, kelompok nelayan yang mengelola proyek percontohan itu sudah melaksanakan panen perdana, minggu ini rencananya akan panen kembali yang akan dihadiri Bupati Bangka Barat di lokasi budi daya yaitu di Teluk Kelabat, Kecamatan Parittiga," kata Kepala Bidang Budi Daya pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat Kamso di Muntok, Senin.
Ia mengatakan, panen raya tahap dua rencananya akan digelar oleh kelompok budi daya Putra Samudera Desa Bakit, pada Rabu (21/12) dengan memanen sekitar 1.500 ekor ikan kerapu sisa panen tahap pertama.
Pada kegiatan itu, kata dia, juga akan dilaksanakan penyerahan bantuan berupa satu unit rumah jaga keramba jaring apung kepada kelompok tersebut.
"Selain panen raya dan penyerahan bantuan rumah, pemkab juga akan memberikan bantuan bibit ikan kerapu cantik sebanyak 5.600 ekor," kata dia.
Berbagai bantuan yang diberikan merupakan salah satu bukti nyata keseriusan pemerintah daerah setempat dalam mendorong usaha budi daya perikanan di wilayah perairan laut.
"Kami berharap kelompok budi daya ikan semakin bersemangat menjalankan usaha dan bisa menjadi percontohan bagi kelompok lain yang ingin menggeluti usaha prospektif tersebut," kata.
Ia menerangkan, usaha budi daya perikanan belum diminati masyarakat setempat, padahal jika digeluti secara sungguh-sungguh cukup menjanjikan.
Usaha budi daya ikan kerapu akan terus digalakkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada.
"Setiap tahun akan kami berikan bantuan stimulan agar masyarakat semakin bersemangat menggeluti usaha budi daya dan Bangka Barat bisa menjadi salah satu sentra budi daya perairan laut," kata dia.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.