Pangkalpinang (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung berupaya menguatkan sinergisitas untuk membangun digitalisasi di semua lini agar mampu memaksimalkan berbagai potensi unggulan yang ada di daerah itu.
"Kami mengajak semua pihak bersinergi membangun digitalisasi untuk kemajuan masyarakat Bangka Belitung, meski di tengah dinamika luar biasa dari upaya penegakan hukum yang terjadi di daerah ini," kata Kepala Perwakilan BI Babel Rommy Tamawiwi di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan BI akan terus berusaha menyempurnakan digitalisasi agar lebih cepat, mudah, murah, andal dan efisien, meskipun saat ini Babel sedang dilanda dinamika luar biasa terkait penanganan tata kelola tambang timah, dimana saat penegakan hukum ditegakkan, selalu ada dampaknya.
"Dampak dari penegakan hukum ini menjadi pembelajaran, karena sektor timah di Babel terdapat banyak keterkaitan yang pada akhirnya juga berdampak pada sektor lain," katanya.
Menurut dia, terjadinya dinamika yang luar biasa di Babel patut menjadi pembelajaran agar bisa bersama-sama memulai melihat potensi lain untuk diarahkan ke digitalisasi, misalnya sektor UMKM, pariwisata, dan lainnya.
"Oleh karena itu mari kita terus membangun hal luar biasa agar digitalisasi di Babel terus maju, karena akan ada keuntungan-keuntungan jika kita bersinergi sehingga masyarakat paham digitalisasi," ujarnya.
BI Babel gencar melakukan kampanye karena Babel punya banyak potensi unggulan yang bisa menuju digitalisasi. Dalam mengembangkan digitalisasi ini Bank Indonesia tidak bisa sendiri karena terkait infrastruktur, SDM serta kesiapannya sehingga Bank Indonesia di daerah butuh kekuatan semua pihak untuk itu semua.
"Marilah kita siapkan bagian-bagiannya, Pemda, Bank Indonesia, UMKM dan teman-teman media menguatkan sinergi guna mendorong digitalisasi untuk kemajuan daerah," ujarnya.
Ia meyakinkan sistem jaringan teknologi informasi di Babel sudah bagus meskipun masih ada beberapa lokasi yang susah sinyal karena semua belum sempurna.
"Namun hal tersebut bukan menjadi masalah dan kami akan terus mengoptimalkan aksi-aksi nyata melalui program-program yang menginspirasi dan memotivasi semua pihak," katanya.
Beberapa program unggulan tersebut, antara lain dengan menggelar Pekan QRIS untuk mendorong semua pihak agar sadar menggunakan QRIS sehingga masyarakat Babel tidak ketinggalan dari daerah lain yang sejauh ini sudah sangat maju dalam pemanfaatan QRIS.
Pihaknya juga gencar melakukan edukasi di segala penjuru hingga pelosok dengan program Nampel Seru (kegiatan kujungan bebas ke BI Babel) yang dilaksanakan setiap Rabu agar masyarakat, baik mahasiswa, pelajar hingga anak TK, mendapatkan edukasi terkait bank sentral dan program-program BI.
Beberapa waktu lalu Babel juga sukses menggelar kegiatan Bekisah (Bangka Belitung ekonomi syariah), karena segmen syariah masih menjadi potensi dan unggulan di Babel, syariah yang berdigital dan UMKM berbasis syariah karena cara berbelanja konsumen sudah digital.
Selain itu BI Babel juga mendorong wakaf digital karena banyak orang kaya di Babel yang siap menyumbangkan harta untuk akhirat. Selain itu ada 1.087 masjid, 218 mushala dan 82 pondok pesantren, bahkan 7.000 UMKM sudah bersertifikat halal.
"Bersama perbankan yang ada di kabupaten kita punya semangat luar biasa untuk terus menggencarkan kemajuan digitalisasi," katanya.
BI Babel kuatkan sinergi bangun digitalisasi di semua lini
Senin, 7 Juli 2025 20:03 WIB
