Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengevaluasi pencapaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), guna mempersiapkan strategi dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan CKG di puskesmas daerah itu.
"Ini salah satu langkah kita untuk meningkatkan capaian CKG yang masih cukup rendah," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kepulauan Babel Hastuti di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menjelaskan, Program CKG di Kepulauan Bangka Belitung ini dimulai Februari 2025 dan jumlah masyarakat yang telah mengikuti CKG hingga Juni tahun ini baru 59.299 orang tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.
"Kita perlu melakukan monitoring evaluasi terhadap capaian CKG ini, guna mengetahui sejauh mana yang sudah dilakukan puskesmas-puskesmas yang tersebar di kabupaten dan kota," ujarnya.
Selain itu, kegiatan monitoring evaluasi untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi puskesmas dalam meningkatkan capaian CKG ini. Apakah puskesmas ini mengalami kendala ketersediaan alat kesehatan, SDM, dan hal lainnya.
"Berdasarkan informasi dari puskesmas di salah satu kabupaten, bahwa kendala yang mereka hadapi untuk meningkatkan capaian CKG ini, karena animo masyarakat untuk datang langsung ke puskesmas mengikuti program yang masih rendah," katanya.
Ia menyarankan agar puskesmas-puskesmas dalam meningkatkan capaian CKG ini untuk mendatangi langsung kelompok masyarakat tertentu seperti petani, nelayan, dan lainnya untuk melaksanakan CKG bersama.
"Kami berharap dinas kesehatan kabupaten dan kota untuk melaksanakan CKG di setiap kegiatan seperti pameran, pasar murah dan lainnya untuk meningkatkan capaian CKG ini," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.