Sungailiat (ANTARA) - Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menetapkan jumlah dan jenis bantuan yang akan disalurkan kepada nelayan di daerah itu sebagai upaya pemerintah membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Plt Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Alvis Hartari, di Sungailiat, Senin, mengatakan bantuan yang akan disalurkan berupa mesin tempel sebanyak 30 unit, Global Positioning System (GPS) 16 unit, life jacket 72 unit, serta kotak pendingin atau "cooler box" sebanyak 15 unit.
"Bantuan yang dijadwalkan akan disalurkan pada September atau Oktober 2025 disesuaikan dengan usulan kelompok nelayan," jelas dia.
Ia mengatakan, perangkat teknologi GPS dibutuhkan kapal nelayan untuk memudahkan akses data lokasi yang telah ditetapkan sebagai zona penangkapan.
Selain itu, GPS juga menjadi alat yang sangat penting untuk menghindari kecelakaan di laut.
"Nelayan yang rencananya mendapat bantuan itu adalah mereka yang tergabung dalam sebuah kelompok usaha bersama yang sudah terdaftar di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka dan diketahui sebagai nelayan binaan penyuluh perikanan setempat," kata dia.
Menurut Alvis Hartari, bantuan yang nilainya mencapai Rp660.588.000 itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana insentif fiskal dari pemerintah pusat untuk pemerintah daerah berdasarkan kinerja tertentu.
"Saya minta nelayan yang mendapat bantuan dapat dimanfaatkan dengan baik guna meningkatkan hasil tangkapan," kata dia.
