Pangkalpinang (ANTARA) - Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Republik Indonesia menyatakan KUKM Festival 2025 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan momentum kebangkitan perekonomian rakyat di Indonesia.
"Festival ini merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan membangun ekonomi rakyat melalui koperasi dan UMKM," kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik saat pembukaan KUKM Festival 2025 di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menyatakan melalui Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Festival tahun ini dapat menumbuhkan semangat kebersamaan ini sebagai motor penggerak agar koperasi dan UMKM di Kepulauan Babel dan mampu naik kelas dan bersaing di pasar global.
"Kami berharap festival KUKM ini juga dapat menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja baru dan menjadi penting di pasar global," katanya.
Ia menyatakan berdasarkan data umkm.babelprov.go.id, UMKM di Kepulauan Babel bergerak di biang perikanan, pertanian, kuliner serta kerajinan berbasis kearifan lokal. Namun demikian kontribusi ekspor dan daya saing produk UMKM masih perlu terus ditingkatkan.
"Saya mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan KUKM Festival 2025, semoga acara ini membawa manfaat nyata bagi para pelaku UMKM dan masyarakat di daerah ini," katanya.
Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Babel Muslim El Hakim Kurniawan mengatakan kegiatan KUKM Fest 2025 dimulai Selasa (15/7) hingga Rabu (16/7) untuk mempromosikan produk usaha kecil menengah.
"Kegiatan KUKM Fest tahun ini diikuti 90 pelaku KUKM dengan menghadirkan ratusan produk kuliner, kerajinan, batik khas daerah dan lainnya dan diharapkan dapat memberikan motivasi bagi pelaku UMKM untuk lebih meningkatkan produksi, berinovasi dan kreatif dalam mempromosikan serta memasarkan produk khas daerah ini," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026