Dari tujuh pelabuhan lima mengalami penurunan volume barang angkutan yang dimuat, sedangkan dua pelabuhan lainnya mengalami peningkatan.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Volume barang angkutan laut yang dimuat pada November 2016 di pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 310,79 ribu ton atau turun 1,85 persen dibandingkan sebelumnya sebesar 316,65 ribu ton.

"Dari tujuh pelabuhan lima mengalami penurunan volume barang angkutan yang dimuat, sedangkan dua pelabuhan lainnya mengalami peningkatan," kata Kepala BPS Babel, Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Senin.

Penurunan terbesar terjadi di Pelabuhan Lainnya sebesar 33 persen, Tanjung Kalian 32,31 persen, Dendang 30,58 persen, Manggar 15,35 persen, dan di Pelabuhan Tanjungpandan naik sebesar 14,14 persen.

Sedangkan di Pelabuhan Pangkalbalam dan Belinyu masing-masing masing-masing mengalami kenaikan sebesar 2.515,74 persen dan 51,89 persen.

"Apabila dibandingkan dengan periode yang sebelumnya pada tahun lalu (Januari-November 2015) volume barang yang dimuat naik tajam sebesar 64,91 persen," ujarnya.

Sementara itu, jumlah barang yang dibongkar di pelabuhan pada November 2016 sebesar 240,09 ribu ton atau naik sebesar 12,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 214,01 ribu ton.

"Empat pelabuhan tercatat mengalami peningkatan jumlah barang yang dibongkar, dua pelabuhan mengalami penurunan dan satu pelabuhan yaitu Dendang tidak ada kegiatan bongkar barang," ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan terbesar terjadi pada Pelabuhan Manggar sebesar 449,83 persen, Pangkalbalam sebesar 20,87 persen, Lainnya 11,85 persen, dan di Pelabuhan Belinyu 6,16 persen.

Sedangkan di Pelabuhan Tanjung Kalian dan Tanjungpandan turun sebesar 67,67 persen dan 18,23 persen.

"Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (Januari-November 2015) volume barang yang dibongkar turun sebesar 66,52 persen," ujarnya.


Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026