"Kami berkumpul untuk memperingati tragedi peledakan bom di sini, setahun yang lalu," ujar Hasibullah Satrawi di Jakarta, Sabtu.
Usai melakukan aksi tabur bunga, massa yang turut serta dalam aksi damai ini kemudian membentangkan spanduk bertuliskan, "Aksi Damai, Sahabat Thamrin Suara Para Korban Memperingati 1 Tahun Tragedi Bom Thamrin".
Pada kesempatan yang sama, juru bicara komunitas Sahabat Thamrin, Dwieky Siti Rhomdoni mengatakan bahwa aksi damai ini dilakukan untuk menjalin kebersamaan dalam melawan aksi kekerasan.
"Kebersamaan ini melawan aksi kekerasan, agar tidak dibalas dengan kekerasan," kata Dwieky.
lebih lanjut Dwieky juga meminta kepada pemerintah supaya dapat lebih memperhatikan para korban tindak terorisme.
"Penanganan korban belum tuntas, terutama penanganan psikis korban," katanya.
Pada Kamis tanggal 14 Januari 2016, terjadi peristiwa ledakan sebanyak enam kali dan baku tembak antara teroris dengan polisi di Pos Polisi Sarinah Thamrin dan Gerai Kopi Starbucks, Jalan Thamrin Jakarta.
Dari delapan orang tewas dalam peristiwa tersebut, empat diantaramya diduga merupakan pelaku.
Pewarta: Maria RosariEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.