Sungailiat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan verifikasi kerusakan puluhan rumah warga di dua desa yang terdampak angin puting beliung.
"Pendataan ini perlu kami lakukan untuk mengetahui kerusakan rumah warga baik rusak ringan maupun rusak berat akibat terdampak angin puting beliung di Desa Zes dan Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat," kata Kepala Pelaksana BPBD Bangka, Rusmansyah di Sungailiat, Rabu.
Dari laporan relawan di Desa Tangguh Bencana (Destana) musibah bencana alam angin puting beliung disertai hujan deras di Desa Zed dan Desa Petaling terjadi sekitar 14.00 WIB.
Berdasarkan data sementara diketahui kerusakan rumah warga akibat bencana alam di kedua desa itu mencapai 31 rumah warga rusak. Selain rumah warga yang rusak diketahui juga atap ruang pertemuan pondok pesantren di Desa Petaling juga roboh.
"Kerusakan rumah warga akibat musibah bencana angin puting beliung umumnya di sebagian atap rumah seperti asbes lepas," jelas Rusmansyah.
Ia mengatakan data kerusakan rumah warga hasil verifikasi di lapangan nantinya menjadi dasar pemerintah untuk membantu menyalurkan bantuan. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, tetapi kerugian materiil warga akibat musibah bencana alam angin puting beliung ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
"Kami sudah menyarankan kepala desa di dua desa itu untuk mengajukan bantuan sementara ke pemerintah daerah supaya warga yang terdampak mendapatkan bantuan," kata Rusmansyah.
Ia mengingatkan seluruh masyarakat terutama yang berada di daerah rawan bencana seperti banjir dan angin puting beliung supaya tetap waspada mengingat curah hujan masih terjadi di wilayah Kabupaten Bangka.
"Pastikan pohon tinggi yang berada di sekeliling rumah untuk di tebang, begitu juga saluran air dipastikan tidak ada tumpukan sampah yang dapat menghambat air mengalir," katanya.
