Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah Tbk bersama Komunitas Peduli Kampung Desa Baskara Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Festival Pantai Menuang, guna mempromosikan destinasi wisata di daerah itu ke tingkat nasional dan internasional.

"Kita berharap festival ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata pantai daerah ini," kata Departement Head Communication PT Timah Tbk Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan Festival Pantai Menuang di Desa Baskara Kabupaten Bangka Tengah yang akan digelar pada 6 September 2025 ini, sebagai rangkaian memperingati HUT Ke-49 PT Timah Tbk dan HUT Ke-80 Republik Indonesia, guna mempromosikan destinas wisata bahari di daerah ini.

"Festival Pantai Menuang diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata Pantai Menuang yang juga memiliki berbagai kearifan lokal," katanya.

Ketua Komunitas Peduli Kampung Nurkholis mengatakan Festival Menuang ini ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan diantarnya jalan santai, Lomba muket tarik, juga ada lomba untuk anak-anak dan ibu-ibu. 

Menurut dia kegiatan festival ini baru pertama kali dilaksanakan dan mendapatkan dukungan dari PT Timah Tbk. Jika perlombaan yang dilakukan ini merupakan nilai jual wisata yang ada di Pantai Menuang.

“Di sini kita ingin memperkenalkan wisata pantai ini yang merupakan hasil reklamasi dari PT Timah dan masyarakat, agar menjadi sumber ekonomi baru bagi warga di lingkungan pantai ini," katanya.

Ia menyatakan dalam festival ini juga menggelar lomba pukat tarik yang menjadi aktifitas masyarakat daerah ini, sehingga mereka ingin mengenalkan kepada wisatawan bahwa selain berwisata, mereka bisa mencari sumber daya laut yang ada di pantai ini seperti udang, ikan, dan kepiting.

"Kami juga berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat menjadi sumber ekonomi juga untuk para nelayan, dimana mereka bisa menyewakan perahunya untuk para wisatawan yang ingin mengitari pantai yang ada di desa ini," ucapnya.



Pewarta: Pers rilis
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026