Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberdayakan para pemuda dalam upaya pelestarian budaya lokal agar nilai-nilai baik yang ada di dalamnya bisa diwariskan ke generasi selanjutnya.
"Kami memberikan apresiasi kepada generasi muda yang ikut berperan aktif dalam pelestarian berbagai budaya yang ada di desa masing-masing, ini akan terus kita dampingi agar mereka semakin terlibat dalam berbagai gerak pembangunan yang ada di daerah," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Senin.
Ia mengatakan salah satu budaya lokal yang masih lestari dan dijalankan sampai saat ini adalah Pesta Adat Desa Simpangtiga, Kecamatan Simpang Teritip.
Pesta adat desa tersebut telah berlangsung sejak puluhan tahun secara rutin turun-temurun dan hingga saat ini masih dipertahankan oleh masyarakat setempat.
Selain sebagai ajang menguatkan jalinan silaturahim, pada kegiatan itu juga menjadi wadah generasi muda setempat untuk unjuk kreativitas dalam bentuk pertunjukan seni tari, seni bela diri dan lainnya.
"Pemkab Bangka Barat berkomitmen menjaga kelestarian adat dan terus mendorong generasi muda untuk selalu berinovasi dan melakukan hal-hal positif," katanya.
Ia mengatakan komitmen pemerintah adalah menjaga kelestarian adat istiadat, mendorong generasi muda untuk berinovasi dan terus melakukan sesuatu yang positif.
"Dengan demikian, upaya kita potensi yang ada tidak hanya dikenal di kecamatan atau kabupaten, tapi juga diakui di tingkat nasional," katanya.
Untuk itu, pemerintah akan terus mendukung upaya-upaya tersebut, dengan harapan generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian adat dan mengembangkan potensi yang ada secara positif.
"Tahun depan kami menyiapkan anggaran untuk mendukung acara-acara adat. Silakan kepala desa menyampaikan proposal kalau bisa di Januari 2025. Masuk RKPD untuk kita sampaikan ke DPRD," ujarnya.
Menurut dia, pembangunan daerah yang efektif memang memerlukan keterlibatan semua elemen masyarakat untuk menciptakan visi dan misi yang sama.
Ia mengatakan bahwa membangun Bangka Barat harus selalu bersinergi dengan semua elemen masyarakat.
Pemkab Bangka Barat telah mengadakan rapat koordinasi dengan semua kepala desa untuk membangun kesamaan visi dan misi pembangunan yang akan dijalankan.
"Kita ingin semuanya terlibat agar upaya mewujudkan 'Bangka Barat Bermartabat' bisa dicapai," katanya.
