Pangkalpinang (ANTARA) - BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan nilai ekspor timah dan nontimah daerah itu selama Januari hingga Juli 2025 sebesar 1.121,53 juta dolar Amerika Serikat atau naik 54,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 725,20 juta dolar AS.
"Ekspor timah selama Januari hingga Juli tahun ini sebesar 895,61 juta dolar atau naik 78,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 512,14 juta dolar," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Toto Haryanto Silitonga di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan ekspor nontimah selama Januari hingga Juli 2025 sebesar 225,92 juta dolar atau juga naik 6,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 213,06 juta dolar.
"Pada Juli tahun ini total ekspor Kepulauan Babel 145,98 juta dolar dan secara y-on-y tumbuh sebesar 9,07 persen," ujarnya.
Ia menyatakan untuk komoditas timah pada Juli tahun ini, nilai ekspornya sebesar 120,90 juta dolar, dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu (y-on-y) sebesar 106,66 juta dolar atau tumbuh sebesar 13,35 persen.
"Untuk ekspor komoditas nontimah Juli tahun ini sebesar 25,08 juta dolar atau turun 7,75 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya," katanya.
Ia mengatakan timah dari Babel sebagian besar diekspor ke negara-negara di Asia, terutama Tiongkok menjadi negara tujuan utamanya. Pada Januari hingga Juli 2025, sebanyak 25,83 persen ekspor timah dikirim ke negara ini dengan nilai 231,31 juta dolar.
Singapura dan Korea Selatan berada di peringkat selanjutnya, sebesar 22,23 persen dan 13,59 persen timah diekspor ke negara tersebut. Di urutan berikutnya adalah India dan Belanda.
"Lima negara utama tujuan ekspor timah ini berperan sebesar 78,79 persen terhadap total ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke seluruh dunia," katanya.
