Pangkalpinang (ANTARA) - BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan nilai ekspor timah Kepulauan Babel pada Desember 2025 sebesar 180,84 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau tumbuh 45,09 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya 124,64 juta dolar AS.
"Timah dari Kepulauan Babel ini sebagian besar diekspor ke negara-negara di Asia, terutama Singapura menjadi negara tujuan utamanya," kata Kepala BPS Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan nilai ekspor timah kumulatif selama Januari hingga Desember 2025 sebesar 1.664,27 juta dolar AS dan nak 26,08 persen dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu 1.319,96 juta dolar AS.
"Selama periode Januari hingga Desember 2025, sebanyak 23,58 persen ekspor timah dikirim ke Singapura dengan nilai sebesar 392,45 juta dolar AS," katanya.
Selanjutnya ekspor timah Kepulauan Babel ke Tiongkok sebesar 19,03 persen, Korea Selatan 17,52 persen timah dan di urutan berikutnya adalah India dan Jepang.
"Lima negara utama tujuan ekspor timah ini berperan sebesar 78,08 persen terhadap total ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke seluruh dunia, dengan total nilai 1.299,39 juta dolar AS," katanya.
Ia menambahkan nilai ekspor timah Januari hingga Desember 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya terjadi pertumbuhan ke lima negara terbesar tujuan ekspor timah yaitu sebesar 18,09 persen.
"Ekspor ke Korea Selatan tumbuh 55,75 persen, Jepang tumbuh 84,91 persen dan Tiongkok terkontraksi 22,77 persen, India 39,02 persen. Sementara Singapura merupakan negara dengan pertumbuhan tertinggi hingga 150,26 persen," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026