Belitung (ANTARA) - Komisi III DPRD Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meninjau hasil pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi atap museum Tanjungpandan.

Ketua Komisi III DPRD Belitung, Idrianto di Tanjungpandan, Selasa mengatakan peninjauan ini dilakukan guna melihat secara langsung hasil pekerjaan rehabilitasi atap museum Tanjungpandan yang merupakan bangunan cagar budaya.

‎"Karena ini adalah bangunan cagar budaya, kalau bangunan cagar budaya ini tidak seperti bangunan yang lain baik seperti sekolah dan lain-lain, harus ada advice dan kajian pihak terkait," katanya.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan rehabilitasi bangunan cagar budaya memang ada-ada hal yang harus diperhatikan dan tidak bisa asal pugar.

‎"Alhamdulillah tadi mereka sudah mendapatkan seluruh advice atau saran jangan sampai nanti jadi potensi masalah di kemudian hari," ujarnya.

‎Idrianto menilai hasil pekerjaan rehabilitasi atap museum Tanjungpandan sudah cukup baik, namun memang pengecekan belum dilakukan ke bagian atap dikhawatirkan ada yang masih bocor.

‎"Mudah-mudahan pekerjaan ini sesuai dengan tujuannya, kemarin kan ada keluhan atap bocor di mana-mana, karena ini bangunan cagar budaya karena sudah cukup lama jadi memang sudah layak untuk direhabilitasi," ujarnya.

Dikatakannya, jika masih ada atap yang masih bocor setelah direhabilitasi, dirinya meminta kepada kontraktor untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan.

‎"Kami juga meminta peran aktif kawan-kawan media jika ada kondisi yang tidak baik lapor ke kami, kami akan berikan teguran dan memanggil pihak-pihak terkait," katanya.

Kepala UPT Museum Tanjungpandan, Revzan Maynovri di Tanjungpandan, Selasa mengatakan pekerjaan rehabilitasi atap museum Tanjungpandan secara kontrak sudah selesai per 5 September senilai Rp987 dari pagu Rp1 miliar.

Namun, lanjut dia, memang masih ada proses pemeliharaan tanggungjawab penyedia sampai enam bulan ke depan.

"Jadi masih tanggungjawab mereka ketika nanti ada hujan deras, kami lihat masih ada kebocoran masih menjadi tanggungjawab penyedia kemudian jika ada jaringan listrik yang belum sempurna juga menjadi tanggungjawab mereka intinya kami akan tetap berkomunikasi," ujarnya.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026