Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan perundungan atau "bullying" terhadap anak harus segera diatasi, karena dapat menimbulkan dampak negatif terhadap fisik dan mental generasi penerus bangsa itu.

"Secara tegas saya katakan menentang perundungan anak ini dan harus segera diatasi," kata Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan tindakan perundungan atau bullying baik secara fisik, herbal maun di media sosial ini tidak dibenarkan, karena akan menimbulkan dampak yang buruk terhadap perkembangan anak korban bullying ini, baik kesehatan, fisik dan mentalnya.

"Ini menjadi perhatian kita semua, agar anak-anak di daerah ini terbebas dari perundungan, kekerasan dan lainnya," ujarnya.

Ia menyatakan salah upaya mencegah perundungan anak ini yaitu dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat, bagaimana membentuk kepribadian dan etika anak-anak di daerah ini.

"Mencegah perundungan ini, semua kembali lagi ke etika, moral, dan agama termasuk menegakkan faktor ekonomi dan kesehatan," katanya.

Ia mengajak semua pihak termasuk guru dan orang tua mengawasi dan mendidik anak dengan mengedepankan nilai-nilai budaya, agama dan sopan santun.

"Mari kita jaga anak-anak kita dari budaya-budaya tidak baik yang memicu tindakan perundungan ini. Kalau kita makmur dan banyak bersyukur, insya Allah Babel akan menjadi terbaik,” ujarnya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026