Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V Jambi-Bangka Belitung menyerahkan aset tata pamer di Pesanggrahan Menumbing kepada Pemkab Bangka Barat guna mendorong pembangunan pariwisata berbasis budaya.
"Dengan adanya tata pamer di Pesanggrahan Menumbing ini kita berharap pariwisata di Bangka Barat semakin berdaya saing," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Muhammad Ali di Mentok, Jumat.
Penyerahan aset tata pamer Pesanggrahan Menumbing dilaksanakan dengan penandatanganan dokumen oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan BPK Wilayah V Jambi-Babel Agus Widiatmoko bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat.
"Kami berterima kasih kepada BPK Jambi yang selama ini telah banyak membantu dengan berbagai kegiatan dan program yang dilaksanakan di Bangka Barat," katanya.
Pesanggrahan Menumbing di Mentok merupakan salah satu bangunan cagar budaya tingkat nasional yang ada di Bangka Barat karena memiliki nilai sejarah sebagai tempat pengasingan sejumlah petinggi Republik di masa perjuangan kemerdekaan.
"Cagar budaya merupakan warisan berharga bukan sekedar rumah bangunan atau situs sejarah, tetapi juga mempunyai nilai pengetahuan jati diri bangsa yang perlu dilestarikan," katanya.
Pada pertemuan itu juga digelar diskusi kelompok terpumpun terkait penyusunan naskah kajian penetapan dan pemeringkatan cagar budaya nasional dengan narasumber salah satu Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN) Ugrasena diikuti sejumlah pegawai yang membidangi kebudayaan perwakilan seluruh kabupaten/kota se-Babel.
Menurut Ali, kegiatan diskusi ini dalam upaya menyusun naskah kajian, tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga melalui proses penetapan dan peningkatan dari cagar budaya dengan berbagai persiapan.
"Tentu kita perlu perhatikan bersama, untuk memberi masukkan sehingga hasil kegiatan ini benar- benar mencerminkan keutuhan untuk pelestarian dan hasilnya sejalan dengan aturan yang berlaku," katanya.
Dengan demikian, kajian yang dihasilkan tidak hanya berfungsi menjaga keberadaan cagar budaya ini tetapi juga menghidupkan kembali nilai- nilai luhur yang terkandung di dalamnya untuk generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.
"Harapan kami melalui diskusi ini lahir sebuah rekomendasi, semoga langkah ini menjadi titik akurat dalam satuan identitas kebudayaan kita sekaligus mendorong sektor pariwisata berbasis budaya berdaya saing," katanya.
BPK Jambi serahkan aset tata pamer Pesanggrahan Menumbing
Jumat, 26 September 2025 19:56 WIB
