Tanjungpandan (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menegaskan keberadaan organisasi masyarakat (Ormas) Islam menjadi garda terdepan dalam menjaga integrasi atau keutuhan bangsa Indonesia.

‎"Ormas Islam menjadi garda terdepan dalam menolak paham-paham yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata Ketua MUI Belitung, H Subki Sulaiman dalam kegiatan pembinaan ormas Islam di Tanjungpandan, Minggu.

‎Menurut dia, kegiatan pembinaan ormas Islam tersebut bertujuan guna meningkatkan pemahaman para pengurus ormas Islam tentang pentingnya peran dan tanggung jawab dalam mewujudkan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

‎Ia mengatakan, ormas Islam memegang peranan yang sangat strategis dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berjaya, dan berkarakter.

‎"Ormas Islam adalah mitra pemerintah dalam pembangunan, menjadi wadah aspirasi masyarakat, dan menjadi pilar utama dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat dan bangsa," ujarnya.

‎Disampaikan, MUI Belitung hadir bukan hanya sebagai tempat berkumpulnya para ulama, tetapi juga sebagai pelayan umat, yang senantiasa berkomitmen untuk membimbing dan mengayomi masyarakat.

‎"Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh organisasi masyarakat yang hadir dapat lebih memahami dinamika masyarakat saat ini, dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan," katanya.

‎MUI Belitung, kata dia, juga terus mendorong ormas Islam di daerah itu menciptakan program-program yang bermanfaat dan selaras dengan kemaslahatan umat.

‎"Saya juga berharap agar para pengurus organisasi masyarakat senantiasa menjaga kekompakan dan kerjasama, sehingga organisasi yang dipimpinnya dapat menjadi agen perubahan yang positif bagi lingkungan masyarakat," ujarnya.



Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026