"Saat ini, lahan pertanian kedelai sudah mencapai 5.000 hektare dan apabila petani memanfaatkan areal sawah dan ladang padi yang mencapai 7.000 hektare maka produksi komoditas tersebut akan meningkat dan mampu memenuhi permintaan warga Bangka Belitung," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bangka Selatan, Efendi Ali di Toboali.
Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan sawah, ladang padi dan pembangunan lahan baru di masing-masing kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan yaitu Kecamatan Toboali, Tukak Sadai, Pulau Besar, Simpang Rimba, Payung, Air Gegas, dan Payung tentu akan menjadikan Bangka Selatan menjadi daerah sentra produksi kacang kedelai.
"Saat ini, kami terus berupaya meningkatkan minat petani mengembangkan pertanian kedelai, karena potensi ekonomi dari hasil pertanian tersebut cukup menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, apalagi saat harga kacang kedelai yang cukup tinggi," ujarnya.
Ia mengatakan, selama ini, minat petani mengembangkan pertanian kedelai sudah cukup tinggi namun untuk memenuhi kebutuhan kedelai masyarakat masih mengandalkan pasokan dari luar provinsi," ujarnya.
Menurut dia, masyarakat belum terbiasa bercocok tanam model ladang karena mereka lebih terbiasa dengan perkebunan lada, sawit dan karet yang merupakan keahlian turun temurun.
"Dengan adanya lahan kedelai percontohan ini, diharapkan masyarakat setempat dapat belajar banyak di tempat tersebut selanjutnya dapat membuka lahan dan mengembangkan usaha pertanian sendiri karena biaya produksi ladang kedelai tidak begitu banyak, dalam satu hektare hanya membutuhkan benih sekitar 30 kilogram dan dapat menghasilkan sekitar 1,2 ton," ujarnya.
Ia mengatakan, dengan perbandingan tersebut, usaha ladang kedelai tersebut dapat meningkatkan pendapatan petani dan cocok diterapkan di daerah itu karena kedelai tidak membutuhkan perawatan serumit padi serta tahan terhadap berbagai macam hama dan penyakit.
"Kami terus mendorong minat petani ini melalui bantuan bibit, cara penanaman dan perawatan tananm kedelai sehingga hasil yang diperoleh petani bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga petani," ujarnya.
Pewarta: pewarta: aprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.