Belitung (ANTARA) -  Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani meresmikan gedung baru Sekolah Universal Belitung yang terletak di jalan Air Ketekok, Desa Air Ketekok, Tanjungpandan, Belitung.

‎Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita gedung baru SMA Universal Belitung.

‎"Saya mengucapkan selamat atas diresmikannya SMA Universal Belitung," katanya di Tanjungpandan, Rabu.

‎Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengapresiasi diresmikannya bangunan baru gedung SMA Universal Belitung.

‎"Saya rasa sekolah ini adalah yang terbaik sebab ada pendidikan etika, ujarnya.

‎Menurut dia, orang tua berkewajiban mendidik anak-anaknya menjadi anak yang soleh, santun, dan berjuang untuk bangsa dan negara.

‎Dirinya berharap sekolah SMA Universal Belitung ini dapat menjadi ikon pendidikan daerah itu.

‎"Karena di Belitung ini sekolah baik negeri dan swasta kondisinya baik dan sangat memuaskan hati Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," katanya.

‎Hidayat Arsani mengungkapkan, pemerintah harus hadir di tengah-tengah dunia pendidikan demi mencerdaskan generasi penerus bangsa ke depannya.

‎"Kami harus mendukung tidak boleh lelah, tidak ada kata tidak ada uang, harus terus membangun dunia pendidikan," ujarnya.

‎Ia juga berpesan kepada pihak yayasan agar bersama-sama membangun sekolah ini sehingga menjadi lebih baik ke depannya. 

‎"Selamat bertugas kepada para guru, lanjutkan perjuangan, sering-sering berkomunikasi dengan kami," katanya.

‎Ketua Yayasan Keluarga Universal Belitung, Yie Cun di Tanjungpandan, Rabu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Gubenur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta para tamu undangan dalam kegiatan peresmian gedung baru SMA Universal Belitung.

‎"Sekolah Universal didirikan salah satunya atas atas dasar kepedulian terhadap kelestarian lingkungan," ujarnya.

‎Ia menjelaskan, pihaknya menerima siswa angkatan pertama tahun 2016-2017 dengan siswa SD sebanyak 41 siswa dan SMP sebanyak 38 siswa atau berjumlah 79 siswa saja dan saat ini sekolah universal terus berkembang.

‎"Berkat dukungan dari berbagai pihak maka sekolah universal terus berkembang, sampai hari ini kita sudah memiliki Kelompok Belajar Mengajar (KBM) SD, SMP, dan SMA dengan total sebanyak 839 siswa," katanya.

‎Selain itu, lanjut dia, sekolah Universal Belitung juga memiliki 125 pegawai termasuk relawan yang mayoritas merupakan penduduk lokal setempat.

‎"Kami menggunakan kurikulum pemerintah, namun kami ada beberapa program unggulan yakni bimbingan estetika, bahasa Mandarin, dan diklat alam yakni siswa menginap di Rimba Alam Bahagia di situ siswa dididik untuk disiplin, bermoral, dan bertanggungjawab serta peduli dengan kelestarian alam dan lingkungan," ujarnya.
 



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026