Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung menggiatkan program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
"Sosialisasi dan edukasi kepada anak-anak dilakukan secara rutin terjadwal dengan datang langsung ke sekolah-sekolah tingkat dasar dan taman kanak-kanak, kami ingin tampil dengan lebih bersahabat, edukatif dan dekat dengan anak-anak," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Selasa.
Menurut dia, kegiatan datang langsung ke sekolah ini merupakan bagian dari strategi Polres Bangka Barat membangun citra humanis dan memperkuat kepercayaan publik.
"Kami ingin menghapus kesan bahwa polisi lalu lintas hanya menegakkan aturan. Melalui edukasi seperti ini kami hadir dengan hati," ujarnya.
Program Polsanak juga merupakan upaya Polres Bangka Barat menciptakan generasi muda yang sadar keselamatan dan menjadikan polisi sahabat masyarakat.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Barat AKP Ramos Gapita Siregar mengatakan pertemuan dengan anak-anak sekolah dasar dan taman kanak-kanak penting dilakukan untuk memberikan pemahaman berlalu lintas sejak usia dini.
Personel datang ke sekolah-sekolah mengedukasi dengan metode bermain dan belajar, mereka mengajak para siswa agar mengenal rambu-rambu lalu lintas dan memahami pentingnya keselamatan di jalan.
"Kami juga mengenalkan etika berkendara di jalan raya, ini penting agar tertanam sejak usia anak-anak. Kami juga ingin mereka mengenal polisi bukan dari tilang, tapi dari edukasi yang menyenangkan," katanya.
Menurut dia, budaya tertib lalu lintas dan keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama sehingga sejak kecil perlu diberikan pemahaman tersebut.
"Kami tidak hanya mengajarkan aturan, namun melalui kegiatan seperti ini juga menumbuhkan rasa percaya dan kedekatan antara masyarakat dengan polisi," katanya.
Polres Bangka Barat giatkan program "Polsanak" bangun budaya tertib lalu lintas
Selasa, 28 Oktober 2025 21:57 WIB
