Belitung (ANTARA) - Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Suyanto resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan H. Suyanto sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung dilakukan oleh Kepala Biro SDM Kemenag RI, Wawan Djunaedi yang berlangsung di Gedung PHUT Kemenag Belitung, Senin (17/11) kemarin.
Kepala Biro SDM Kemenag RI Wawan Djunaedi mengucapkan selamat kepada H. Suyanto dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung.
"Kita sudah mendapatkan pejabat Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung definitif yang selama ini mungkin agak lama menjadi pelaksana tugas" katanya di Tanjungpandan, Senin (17/11) kemarin.
Ia juga mengapresiasi acara pelantikan Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung dihadiri langsung oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat.
Hal ini tentunya menjadi momentum yang sangat bersejarah sekaligus wujud kekompakan, sinergi, dan kolaborasi.
"Semoga kehadiran Bupati Belitung bisa berkolaborasi dengan Kementerian Agama Belitung, terima kasih Bupati Belitung Djoni Alamsyah hadir, ini sejarah pelantikan Kepala Kantor Kementerian Agama bupatinya hadir, meskipun Kemenag adalah urusan vertikal namun urusan agama tanggungjawab semua," ujarnya.
Ia juga berpesan kepada insan Kemenag Belitung sebagai tonggak awal kepemimpinan H. Suyanto agar semuanya bisa kompak satu barisan.
"Karena pada hakikatnya bapak H. Suyanto ini adalah Menteri Agama di level kabupaten/kota yang akan menerjemahkan program-program Menteri Agama ke seluruh pihak," katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, H. Suyanto mengucapkan rasa syukur atas amanah baru saat ini sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung.
"Tentu saja saya bersyukur kepada Allah SWT pimpinan yang telah mempercayakan amanah ini setelah sebelumnya menjadi Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung," ujarnya.
Ia menjelaskan, tugas dan tanggungjawab baru ini adalah amanah guna mensukseskan program Menteri Agama RI, sehingga kementerian agama maju dan berdampak di tengah-tengah masyarakat.
"Kemudian bersinergi dengan pemda dan stakeholder serta melakukan penguatan moderasi beragama," katanya.
