Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung menempatkan sejumlah personel di beberapa lokasi rawan banjir guna mencegah kemungkinan jatuh korban.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Rabu, mengatakan seluruh akses jalan utama di Kabupaten Bangka Barat tetap terhubung setelah kejadian banjir yang melanda beberapa wilayah dalam tiga hari terakhir.
"Kami telah mengerahkan personel ke titik-titik rawan untuk memastikan mobilitas masyarakat tidak terganggu," katanya.
Sejak hujan deras mengguyur dan debit sungai meningkat, Kapolres memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemantauan intensif serta menjaga seluruh jalur vital agar tidak terjadi hambatan maupun putusnya akses transportasi warga.
Menurut dia, mobilitas masyarakat adalah hal penting, untuk itu perlu dilakukan pemantauan dan pemanduan oleh para personel di seluruh titik rawan banjir untuk memastikan akses jalan tidak terputus dan tetap aman dilalui.
"Kami pastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas meskipun cuaca ekstrem terjadi," katanya.
Ia mengatakan, setiap laporan terkait genangan, pohon tumbang, maupun potensi longsor langsung ditindaklanjuti.
Personel Polsek jajaran dan Satuan Lalu Lintas juga dikerahkan untuk melakukan pengecekan rutin, pengaturan lalu lintas, hingga membantu warga yang membutuhkan.
"Kami akan terus memantau situasi dan menjaga jalur transportasi tetap terhubung, tidak ada titik yang kami biarkan tanpa pengawasan, hal ini penting dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," katanya.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD dan Kantor Kecamatan terus diperkuat untuk mempercepat penanganan dampak banjir dan memastikan kondisi kembali normal.
Dengan langkah cepat ini, Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, kelancaran mobilitas dan memberikan perlindungan kepada seluruh warga.
Polisi Bangka Barat siaga di sejumlah daerah rawan banjir
Rabu, 10 Desember 2025 17:52 WIB
