Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus mengembangkan produk ekonomi kreatif guna memperkuat ekonomi warga melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Rabu, mengatakan sektor ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam menopang ekonomi kerakyatan karena langsung melibatkan masyarakat sebagai pelaku usaha.
“UMKM harus tumbuh dan berkembang dengan menghasilkan produk yang kompetitif,” kata Efrianda.
Ia menilai peningkatan kualitas dan daya saing produk menjadi langkah penting agar UMKM mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta bersaing di pasar yang lebih luas.
Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong penguatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai program, seperti pelatihan peningkatan kualitas produk, pengemasan, hingga pemasaran berbasis digital agar produk lokal mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Pemkab Bangka Tengah juga memfasilitasi kemitraan antara pelaku UMKM dengan dunia usaha serta membuka akses pembiayaan melalui lembaga keuangan dan perbankan guna mendukung keberlanjutan usaha masyarakat.
Efrianda berharap pengembangan ekonomi kreatif dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong tumbuhnya wirausaha muda di Bangka Tengah, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis produk kreatif lokal Bangka Tengah mampu menjadi kekuatan ekonomi daerah dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tutup Efrianda.
Pewarta: AhmadiEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026