Sungailiat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiagakan 38 petugas untuk membantu masyarakat jika terjadi banjir rob di daerah itu.
"Kami telah menyiagakan 38 orang petugas yang siap membantu masyarakat jika sewaktu - waktu terdampak banjir rob," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka Rusmansyah di Sungailiat, Jumat.
Ia mengatakan teknis bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak saat itu sehingga lebih efektif.
"Meskipun sampai saat ini belum ada laporan bencana banjir rob, namun kami terus memantau di sejumlah titik yang dianggap rawan banjir rob, seperti di Lingkungan Nelayan, Lingkungan Air Hanyut, Lingkungan Parit Pekir dan tempat yang lain," jelas dia.
Rusmansyah mengingatkan masyarakat di daerah rawan banjir rob, supaya tetap waspada karena sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih berpotensi terjadinya banjir rob di sejumlah daerah di Provinsi Bangka Belitung hingga 4 Januari 2026.
Selain potensi banjir rob yang disebabkan meningkatnya ketinggian air laut, curah hujan relatif masih sering terjadi setiap hari di Kota Sungailiat dan sebagian daerah di Kabupaten Bangka.
"Sikap waspada dianggap cukup penting sebagai cara kehati hatian untuk mempersiapkan diri sebab bencana alam banjir rob dapat datang kapan saja," katanya.
Pewarta: KasmonoEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026