Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung mengimbau para sopir truk angkut kelapa sawit untuk memasang jaring pengaman di bak untuk menjaga keselamatan bersama.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Senin, mengatakan penggunaan jaring pengaman saat truk membawa muatan penting dilakukan guna menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
"Hal ini penting untuk mencegah muatan jatuh ke jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Penggunaan jaring pada truk pengangkut kelapa sawit merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan berlalu lintas, tidak hanya bagi pengemudi truk itu sendiri, tetapi juga bagi pengendara lain yang melintas di jalan raya.
Selain penggunaan jaring, ia juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Para pengendara diminta selalu berhati-hati dalam berkendara, memperhatikan kondisi kendaraan dan muatan, serta mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, termasuk pengamanan muatan kendaraan, merupakan tanggung jawab bersama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Polres Bangka Barat akan terus melakukan upaya preventif dan edukatif melalui imbauan serta pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang, khususnya truk pengangkut buah sawit, sebagai bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah itu.
"Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, dengan pengamanan muatan yang baik dan sikap berkendara yang hati-hati, kita dapat meminimalkan risiko kecelakaan," katanya.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Pradana terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas, pada Sabtu (10/1/2026), yang melibatkan truk pengangkut kelapa sawit dan mobil penumpang di Kecamatan Kelapa, kejadian itu mengakibatkan korban jiwa.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026