Jakarta (ANTARA) - Tim para renang Indonesia meraih empat medali emas pada hari kedua ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis.
Pelatih para renang Indonesia Agni Herarta mengatakan, tiga perenang nasional juga memecahkan rekor ASEAN Para Games pada kompetisi hari yang sama.
"Mereka adalah Bayu Putra Yuda, Maulana Rifky Yavianda dan Januari," ujar Agni ketika dihubungi dari Jakarta.
Bayu Putra Yuda meraih medali emas pada nomor 200 meter gaya bebas S10 putra dengan catatan waktu dua menit 18,22 detik.
Bayu memecahkan rekor ASEAN Para Games yakni dua menit 25,07 detik.
Sementara Maulana Rifky Yavianda menjadi yang terbaik di nomor 50 meter gaya kupu-kupu S12 putra dengan torehan waktu 27,97 detik.
Kecepatan renang Maulana melampaui rekor ASEAN Para Games sebelumnya 30,00 detik.
Lalu Januari menggondol emas dan menggoreskan rekor ASEAN Para Games pada nomor 200 meter gaya bebas S5 putra dengan waktu dua menit 49,83 detik.
Januari melesat melampaui rekor sebelumnya yaitu dua menit 51,20 detik.
Satu emas lain diraih oleh Siti Alfiah dari nomor 100 meter gaya bebas S6 putri dengan waktu tempuh satu menit 32,72 detik.
Selain empat medali emas, atlet para renang Indonesia juga mengantongi tiga medali perak pada Kamis yang diraih Meliani Ratih Pratama dari nomor 200 meter gaya bebas S14 putri (dua menit 25,54 detik), Iasadewa Satrianya Aji dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu S11 putra (35,92 detik) dan estafet 4x100 meter gaya bebas S14 putra (empat menit 10,07 detik).
Kemudian, ada pula tambahan enam medali perunggu dari Simson Situmorang dari nomor 200 meter gaya bebas S3-S4 putra (tiga menit 54,62 detik), Januari dari 100 meter gaya kupu-kupu S5 putra (40,36 detik), Siti Aisyah dari 200 meter gaya bebas S14 putri (dua menit 26,28 detik) dan 100 meter gaya bebas S6 putri (satu menit 40,28 detik), Lutfi Afandi dari 50 meter gaya kupu-kupu S11 putra (36,97 detik) serta Riyanti dari 100 meter gaya bebas S6 putri (satu menit 40,28 detik).
Pewarta: Michael SiahaanUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026