Pangkalpinang (ANTARA) - Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan stok cabai dan bawang di gudang distributor mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, karena pasokan dari daerah sentra produksi di Pulau Jawa dan Sumatera lancar.
"Alhamdulillah, pasokan cabai, bawang dan kebutuhan pangan lainnya masih lancar, karena kondisi perairan masih aman untuk pelayaran kapal barang," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang, di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menyatakan saat ini stok bawang merah di 10 gudang distributor sebanyak 21,8 ton, bawang putih 15 ton, cabai kecil 0,9 ton dan cabai besar sebanyak 1,4 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini.
"Saat ini harga cabai dan bawang eceran di pasar modern dan tradisional masih relatif stabil, karena stok yang cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Menurut dia saat ini permintaan cabai dan bawang ini cukup mengalami peningkatan, karena meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam menyambut bulan puasa Ramadhan.
"Setiap tahun menjelang puasa Ramadhan, masyarakat selalu menggelar berbagai tradisi keagamaan, seperti ruwahan, nganggung dan lainnya untuk menyambut bulan suci Ramadhan ini," katanya.
Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang Yiyi Zilada mengatakan harga bawang putih hanya naik Rp500 per kilogram dari Rp35.000 menjadi Rp35.500 per kilogram, harga daging ayam naik menjadi Rp38.000 dari Rp36.500 per kilogram.
"Berdasarkan tren-tren tahun sebelumnya, harga pangan masyarakat yang cenderung mengalami kenaikan menjelang Puasa Ramadhan ini diantara cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, karena menjelang puasa ini masyarakat selalu menggelar berbagai tradisi keagamaan menyambut bulan suci Ramadhan ini," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026