Pangkalpinang (ANTARA) - Pelaku usaha di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah pasokan minyak goreng untuk memperkuat stok, guna menjaga stabilitas harga menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

"Dalam minggu ini pelaku usaha menambah 375,1 ton minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut hari besar keagamaan," kata Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan saat ini stok minyak goreng di 12 gudang distributor sebanyak 633,3 ton dan dengan adanya penambahan pasokan 375,1 ton ini, maka total stok minyak goreng dalam minggu ini sebanyak 1.008,4 ton.

"Kami pastikan stok minyak goreng menjelang Imlek ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini," katanya.

Selain itu, distributor toko kelontong itu tidak hanya menambah pasokan minyak goreng, tetapi juga menambah pasokan gula pasir sebanyak 50,2 ton guna memperkuat stok komoditas itu.

"Saat ini stok gula pasir di gudang distributor sebanyak 798,8 ton dan adanya penambahan ini, maka total stok gula pasir dalam minggu ini mencapai 849 ton," katanya lagi.

Ia menambahkan, saat ini harga minyak goreng merek Minyakita masih stabil Rp17.000 per liter, minyak goreng premium merek Refil Rp20.000 per kemasan, minyak goreng Sederhana Rp19.000 per kemasan.

Sementara itu, harga gula pasir curah masih bertahan Rp17.500 hingga Rp18.000 per kilogram.

"Mudah-mudahan dengan penambahan pasokan gula pasir ini dapat menekan harga komoditas ini," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026