Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok gula pasir di gudang distributor mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, karena pasokan dari daerah sentra produksi lancar.
"Saat ini stok gula pasir sebanyak 798,8 ton dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Kepala Disperindag Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan hasil pemantauan stok gula pasir di 14 gudang distributor pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat 798,8 ton dan akan terus ditambah untuk memperkuat stok, guna menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan seperti imlek, sembahyang kubur, puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
"Dalam waktu dekat ini, pelaku usaha akan Kembali menambah pasokan 50,2 ton sehingga total stok gula pasir dalam pekan ini sebanyak 849 ton," ujarnya.
Ia menyatakan stok gula pasir yang cukup berlimpah ini berdampak langsung terhadap harga yang masih relatif stabil. Minsalnya harga gula pasir curah masih bertahan Rp17.500 hingga Rp18.000 per kilogram.
"Kita berharap dengan adanya penambahan pasokan ini mencegah kenaikan Harga gula pasir yang akan memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu menyambut hari besar keagamaan nanti," katanya.
Ia mengimbau pelaku usaha untuk terus menambah pasokan berbagai kebutuhan pokok ini, guna meningkatkan daya beli masyarakat di daerah ini.
"Saat ini kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih. Oleh karena itu, diharapkan para pelaku usaha untuk ikut menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok untuk meningkatkan daya beli masyarakat yang masih melesu," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026