Pangkalpinang (ANTARA) - Pelaku usaha di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah pasokan 385 ton minyak goreng, guna menjaga stabilitas persediaan dan harga minyak goreng di daerah itu.
"Alhamdulillah, saat ini stok minyak goreng cukup berlimpah dan harga masih stabil," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel Tarmin AB di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan, saat ini stok minyak goreng di 12 gudang distributor di Pulau Bangka dan Belitung sebanyak 428,7 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini.
"Dengan adanya penambahan pasokan 385 ton ini maka total stok minyak goreng di gudang distributor sebanyak 813,7 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini," katanya.
Ia menyatakan, distributor kelontongan ini tidak hanya menambah pasokan minyak goreng, tetapi juga menambah pasokan gula pasir sebanyak 50 ton, guna memperkuat stok komoditas itu.
"Saat ini stok gula pasir di gudang distributor sebanyak 398,6 ton dan adanya penambahan ini maka total stok gula pasir dalam minggu ini mencapai 448,6 ton," katanya.
Ia menambahkan saat ini harga minyak goreng merek minyakita masih stabil Rp17.000 per liter, minyak goreng premium merek refil Rp20.000 per kemasan, minyak goreng sederhana Rp19.000 per kemasan.
Sementara itu, harga gula pasir curah masih bertahan tinggi Rp18.000 per kilogram.
"Mudah-mudahan dengan penambahan pasokan gula pasir ini dapat menekan harga komoditas ini," katanya.
