Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan volume barang muatan kapal yang dibongkar di sejumlah pelabuhan Provinsi Kepulauan Babel selama Desember 2025 sebanyak 183.865 ton atau meningkat 14,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya 159.984 ton.
"Peningkatan bongkar muatan angkutan laut ini karena meningkatnya permintaan pelaku usaha sembako untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru 2026," kata Kepala BPS Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan peningkatan bongkar barang muatan kapal selama Desember 2025 ini tertinggi terjadi di Pelabuhan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang sebesar 24,15 persen, Tanjung Pandan Belitung sebesar 16,39 persen, dan Pelabuhan Lainnya sebesar 4,91 persen.
"Selama Januari hingga Desember 2025, volume barang yang dibongkar mengalami peningkatan sebesar 5,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,"katanya.
Ia menyatakan sebaliknya volume barang yang dimuat di pelabuhan pada Desember 2025 sebanyak 231.429 ton atau turun 28,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya 322.229 ton.
"Penurunan ini karena berkurang kegiatan ekspor komoditas timah dan produk pertanian di daerah ini selama Desember 2025," katanya.
Ia mengatakan penurunan volume barang yang dimuat terbesar terjadi pada Pelabuhan Sadai-Toboali sebesar 63,57 persen, Pelabuhan Lainnya sebesar
55,33 persen.
"Secara garis besar pada Desember 2025, aktivitas muat barang lebih besar dibandingkan aktivitas bongkar dan Pelabuhan Pangkalbalam menjadi pelabuhan muat dan bongkar tersibuk se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibandingkan pelabuhan lainnya," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026