Sungailiat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membina pedagang makanan olahan, yang akan dijual selama Ramadhan 2026 supaya lebih terjamin keamanannya.
"Kami melakukan pembinaan supaya pedagang memahami bahwa makanan yang dijual ke masyarakat pada bulan Ramadhan dinyatakan kondisi aman dan sehat," kata Bupati Bangka Fery Insani di Sungailiat, Babel, Minggu.
Ia menjelaskan makanan yang aman atau sehat kata dia, salah satunya tidak menggunakan bahan pewarna pakaian atau jenis bahan yang berbahaya lainnya.
"Biasanya selama bulan Ramadhan, petugas kesehatan dari BPOM akan mengambil sampel makanan takjil yang dijual pedagang, dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan makanan takjil itu aman atau bahkan sebaliknya," jelas dia.
Fery mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, selama bulan Ramadhan banyak yang menjual makanan olahan di beberapa tempat di Kota Sungailiat.
"Kami akan memfasilitasi ratusan pelaku UMKM dengan mendirikan tenda sebanyak 50 sampai 60 unit sebagai tempat untuk menjual produk makanan takjil Ramadhan," kata Fery.
Menurut dia, untuk kelancaran membantu fasilitasi pemasaran produk makanan UMKM melalui program Ramadhan Fair 2026, bekerjasama dengan pengurus Masjid Agung Sungailiat.
"Kami melibatkan pihak pengurus Masjid Agung, karena tenda yang dipasang nantinya berada di pinggir jalan depan Masjid Agung Sungailiat," kata Fery.
Fery mengatakan dalam layanan fasilitasi pemasaran produk makanan olahan Ramadhan untuk pelaku UMKM, pihaknya tidak berorientasi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sehingga sewa tenda yang ditetapkan tidak memberatkan pedagang.
"Untuk besaran sewa tenda nanti akan dimusyawarahkan bersama pedagang yang minat sehingga tidak membebani pelaku UMKM," jelas dia.
Hanya saja yang pasti, pedagang yang menempati tenda akan dibebani listrik dan diwajibkan menjaga kebersihan.
"Saya minta kebersihan lingkungan harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai ada sampah yang berserakan, bila perlu setiap pedagang menyiapkan kotak sampah," kata Bupati.
Bupati mengatakan selain berbelanja, masyarakat juga dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti lomba, kajian Islam yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung dan aktivitas Syiar Ramadhan yang lain.
Pewarta: KasmonoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026