Pangkalpinang (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) menetapkan pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025.
Dividen tersebut ditetapkan dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,8 miliar.
Dalam keterangan pers yang diterima di Pangkalpinang, Rabu (18/2), Manajemen perseroan menyampaikan peningkatan laba bersih tahun berjalan menjadi Rp504.999.167.447 mencerminkan pertumbuhan kinerja yang solid serta meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap bank pembangunan daerah tersebut.
Dari sisi kesehatan keuangan, sejumlah rasio utama tercatat tetap berada pada level yang sehat dan sesuai ketentuan regulator. Capital Adequacy Ratio (KPMM) sebesar 23,68 persen, Non-Performing Loan (NPL) net sebesar 0,72 persen, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 84,32 persen.
Sementara itu, indikator profitabilitas menunjukkan Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen.
Atas kinerja dan tata kelola perusahaan yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable (Single A Plus; Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan tingkat risiko relatif rendah dalam jangka menengah.
Selain mencatatkan kinerja finansial yang positif, perseroan juga melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan, antara lain Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung guna membantu pengendalian inflasi serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Manajemen menyatakan pembagian dividen tersebut merupakan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga keberlanjutan usaha serta memperkuat peran sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026