Sungailiat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) di daerah itu untuk membantu dalam pembinaan umat Muslim.
"MUI sebagai lembaga perpanjangan tangan pemerintah, mempunyai peran strategis dalam pembinaan umat Muslim," kata Bupati Bangka Fery Insani di Sungailiat, Senin, saat menerima kunjungan pengurus MUI Bangka.
Ia mengatakan sebagai lembaga perpanjangan tangan pemerintah, MUI mempunyai hak memberikan masukan kepada pemerintah dalam pengambilan keputusan terkait dengan pembinaan umat Islam.
"Pemerintah Kabupaten Bangka akan membantu memfasilitasi MUI dalam mengangkat marwah di tengah masyarakat maupun di pemerintah daerah," kata dia.
Ketua MUI Kabupaten Bangka Syaiful Zohri menjelaskan dalam program peningkatan sumber daya manusia, pihaknya akan membuka layanan pendidikan kursus bahasa Arab dan bahasa Inggris secara gratis untuk masyarakat.
"Selain membuka layanan kursus bahasa, kami juga membuka ruang konsultasi agama secara gratis," kata dia.
Semua program layanan pendidikan non-formal tersebut, sebagai upaya peran MUI dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Program yang sedang di jalankan MUI Bangka, kata Syaiful Zohri, melakukan kegiatan Natak Masjid (mengunjungi masjid) di sebagai wilayah kecamatan.
"Meskipun tidak semua masjid di delapan wilayah kecamatan kami kunjungi, namun program Natak Masjid dianggap penting untuk meningkatkan silaturahmi dan pembinaan umat agar tercipta suasana aman, nyaman, dan tenteram," demikian Syaiful.
Pewarta: KasmonoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026