Belitung (ANTARA) - Penjual bunga tabur musiman di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meraup untung di momentum Idul Fitri 1447 Hijriah karena ramai dibeli oleh masyarakat untuk tradisi "nyekar" atau berziarah.

‎"Alhamdulillah, momentum Idul Fitri tahun ini membawa rezeki banyak masyarakat yang beli," kata salah satu penjual bunga tabur, Susi di TPU Setya Mulya Tanjungpandan, Sabtu.

‎Ia mengatakan, bunga tabur miliknya laris diburu peziarah sejak pagi hari.

‎Susi menyediakan paket bunga tabur dalam kemasan kantong plastik yang praktis untuk memudahkan pembeli.

‎"Dalam sehari, saya bisa menjual sekitar 40 hingga 50 kantong," ujarnya.

‎Disampaikan, satu kantong plastik kembang dijual seharga Rp5 ribu yang mana di dalamnya sudah terdapat berbagai jenis bunga mulai dari bougenville, kamboja, hingga jenis bunga lainnya.

‎Selain bunga, lanjut dia, harga tersebut juga sudah mencakup satu botol air untuk keperluan ziarah.

‎Menurut Susi, hasil penjualan bunga tabur tahun ini meningkat seiring dengan tingginya antusias masyarakat untuk mengunjungi makam keluarga dan sanak saudara pada hari kemenangan.

‎"Alhamdulillah, lumayan ramai dibandingkan lebaran tahun lalu dan hari-hari biasa," katanya.

‎Sementara itu, Lian, salah satu peziarah yang datang berkunjung ke TPU Setya Mulya mengaku merasa terbantu dengan adanya penjual bunga di area pemakaman.

‎"Sangat terbantu karena harganya terjangkau. Kami tidak perlu susah-susah memetik sendiri atau membawa dari rumah, sehingga lebih praktis," ujarnya.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026