Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah (Persero) Tbk mensiagakan tim pemadam kebakaran (damkar) untuk membantu masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasional perusahaan itu.
“Tim damkar selalu siaga untuk membantu penanganan bencana, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat," kata Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan saat ini PT Timah memiliki delapan armada pemadaman kebakaran yang dilengkapi dengan tenaga teknis yang tersertifikasi yang terbesar di wilayah operasional perusahaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.
PT TIMAH memiliki delapan armada pemadaman kebakaran yang dilengkapi dengan tenaga teknis yang tersertifikasi yang terbesar di wilayah operasional Perusahaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.
"Tim damkar telah terlibat dalam berbagai penanganan kejadian, seperti kebakaran hutan di Pasir Putih Pangkalpinang, Belinyu dan Sungailiat, serta kebakaran pemukiman warga," katanya.
Ia menyatakan tidak hanya menangani kebakaran, Tim Damkar PT Timah ini juga disiagakan untuk menghadapi berbagai kondisi darurat lainnya. Hal ini merupakan bagian dari peran Emergency Response Group (ERG) yang dimiliki perusahaan sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana.
Selain itu, PT Timah juga memiliki layanan hotline tanggap darurat untuk bantuan cepat dan efektif kepada masyarakat dalam situasi darurat, baik terkait bencana alam, kecelakaan, maupun kondisi darurat lainnya.
Berikut hotline tanggap darurat PT Timah bagi masyarakat yaitu Kota Pangkalpinang: Arri cherawan di nomor 082281210530. Area Kundur: Armadan di nomor 082283144740. Area Bangka Utara (Belinyu) Oktedy di 08117175950 dan Bangka Barat Totaviyadi di 087766740279.
"Layanan ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat di wilayah sekitar operasi perusahaan. Masyarakat dapat menghubungi hotline ini untuk melaporkan kejadian darurat dan bencana," katanya.
Pewarta: Pers rilisEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.