Pangkalpinang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada keluarga pegawai yang sedang berduka melalui pemberian dana sosial atas meninggalnya Bapak H. Mundasir Bin Syawal, ayahanda dari Iswandi, Penelaah Teknis Kebijakan pada Kantor Wilayah Kemenkum, pada Kamis (02/04/2026).

Penyerahan bantuan dilaksanakan di halaman Kantor Wilayah Kemenkum dan diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, N.A. Triandini Oscar, kepada pihak keluarga sebagai bentuk empati, kepedulian, serta dukungan moril dari keluarga besar Kantor Wilayah Kemenkum.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata nilai kebersamaan dan solidaritas antarpegawai di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel. Melalui pemberian dana sosial ini, diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan serta menjadi bentuk perhatian organisasi terhadap pegawai yang sedang mengalami musibah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung menyampaikan bahwa Keluarga besar Kantor Wilayah Kemenkum Babel turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum. 

"Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan keluarga besar Kemenkum sebagai wujud empati terhadap sesame," katanya.

Ia menegaskan melalui kegiatan ini, Kantor Wilayah Kemenkum Babel terus berupaya membangun lingkungan kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas antarpegawai sebagai bagian dari penguatan budaya organisasi yang humanis dan berintegritas.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026