Tanjungpandan (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengedukasi para siswa SMA PGRI Tanjungpandan mengenai peran strategis Perum Bulog menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung Syahrianza Rahman di Tanjungpandan, Rabu, mengajak para siswa untuk melihat langsung proses operasional di dalam gudang Bulog, mulai dari prosedur penerimaan beras hingga uji kualitas sebelum komoditas tersebut disimpan.
"Kami ajarkan cara menguji kualitas komponen beras yang ada dalam satu kemasan. Kemudian kami ajarkan juga teknis menghitung stok dalam satu "stapel" (tumpukan-red) di gudang agar mereka paham bagaimana kami merawat dan mengelola ketersediaan pangan," ujarnya.
Menurut dia, para siswa sangat antusias mengikuti edukasi tersebut karena selama ini banyak yang belum mengetahui keberadaan dan fungsi vital gudang Bulog yang ada di wilayah itu.
Melalui kunjungan ini, pihaknya berharap wawasan para siswa terhadap manajemen stok pangan dapat meningkat, sehingga mereka bisa ikut berperan dalam mewujudkan ketahanan pangan di masa depan.
"Harapan kami, adik-adik ini bisa bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia sesuai dengan wacana dan perintah Presiden," kata Syahrianza Rahman.
Sementara itu, guru pendamping dari SMA PGRI Tanjungpandan Ratih Triwastiani mengatakan kegiatan ini menambah pengalaman dan wawasan bagi siswa mengenai peran penting Perum Bulog.
"Karena selama ini mereka hanya mengetahui kalau Bulog itu identik dengan beras saja," ujarnya.
Ia menambahkan saat ini para siswa jadi mengetahui, ternyata bukan hanya beras saja yang tersimpan di gudang Bulog, namun juga terdapat komoditas lainnya.
"Siswa juga menambah wawasan tentang cara menumpuk beras dengan baik, cara memberantas hama atau kutu yang ada di beras, serta cara penanganan seperti apa. Selain itu, mereka juga diajak berkeliling melihat langsung gudang Bulog ini," katanya.
Kegiatan edukasi ini menambah pengetahuan dan pengalaman para siswa mengenai peran Bulog menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Pewarta: Kasmono/ApriliansyahEditor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026