Stok sembako cukup dan harga cenderung mengalami penurunan,
Pangkalpinang (Antara Babel)  - Kementerian Perdagangan  menyatakan stok sembilan kebutuhan pokok di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung aman hingga Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijtiyah, karena pasokan dari daerah sentra produksi di Pulau Jawa dan Sumatera lancar.

"Stok sembako cukup dan harga cenderung mengalami penurunan," kata Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan Kasan Muhri di Pangkalpinang,  Kamis.

Ia menjelaskan hasil pemantauan stok sembako khususnya beras,  gula pasir dan minyak goreng di gudang Bulog dan dua gudang distributor sembako di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah cukup hingga delapan bulan ke depan.

Sementara itu harga gula pasir di dua pasar rakyat di Kota Pangkalpinang Rp12.000 per kilogram atau di bawah HET sebesar Rp12.500 per kilogram,  harga minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000 per kilogram atau sudah sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.

Harga daging sapi segar masih normal Rp110.000 per kilogram, daging ayam Rp30.000 per kilogram,  harga bawang merah Rp38.000, cabai rawit turun Rp70.000 dari Rp80.000 per kilogram.

"Kami pastikan harga sembako tidak akan mengalami kenaikan tinggi yang akan memberatkan ekonomi masyarakat dalam menyambut puasa dan lebaran nanti," ujarnya.

Menurut dia dalam menjaga stabilitas harga sembako ini,  pemantauan harga dan stok dan koordinasi antara Disperindag provinsi,  kabupaten/kota dengan Kemendag akan lebih dioptimalkan, sebagai langkah untuk mengantisipasi kenaikan harga.

"Pemantauan ini tidak hanya berhenti disini, tetapi akan terus dilakukan hingga Hari Raya Idul Adha nanti, " ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026