Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah, sebagai salah satu indikator penting dalam mengukur kemajuan sektor pendidikan di daerah itu.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Sabtu, mengatakan peningkatan rata-rata lama sekolah merupakan bagian strategis dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Tengah pada 2025, rata-rata lama sekolah masyarakat setempat tercatat sebesar 7,22 tahun atau masih berada di bawah jenjang pendidikan menengah.
“Ke depan, kami berharap dunia pendidikan di Bangka Tengah terus mengalami kemajuan. Indikator seperti rata-rata lama sekolah harus meningkat secara bertahap,” ujar Algafry.
Ia mengatakan, peningkatan indikator tersebut tidak hanya bergantung pada akses pendidikan tetapi juga kualitas lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
Menurut dia, sekolah harus mampu menghadirkan suasana yang aman, nyaman, dan inklusif sehingga siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan merasa betah di lingkungan pendidikan.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman, sehingga siswa dapat berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun karakter,” katanya.
Algafry juga menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk kualitas generasi muda karena guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik sekaligus teladan bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan menjadi contoh. Oleh karena itu, evaluasi diri dan peningkatan kapasitas harus terus dilakukan demi memberikan yang terbaik bagi siswa,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, lanjut dia, akan terus mengupayakan berbagai program untuk meningkatkan mutu pendidikan, termasuk melalui penguatan kebijakan, peningkatan sarana prasarana, serta dorongan terhadap capaian rata-rata lama sekolah sebagai indikator utama pembangunan pendidikan daerah.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026