Koba, Babel (ANTARA) - Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat pengawasan terhadap hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah untuk memastikan kesehatan dan kelayakan konsumsi bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Dian Akbarini di Koba, Rabu, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), sekaligus menjamin keamanan hewan kurban.

“Hingga saat ini, ketersediaan hewan ternak tercatat sebanyak 640 ekor sapi dan 426 ekor kambing. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring mendekati hari raya Idul Adha,” ujar Dian.

Ia menegaskan, seluruh hewan ternak yang beredar telah melalui proses pemeriksaan dan pengawasan kesehatan oleh petugas berwenang.

Menurut dia, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ternak dalam kondisi sehat, aman, dan bebas dari PMK, sehingga layak untuk disembelih sebagai hewan kurban.

Selain pengawasan, pihaknya juga terus melakukan pemberian vaksin booster kepada hewan ternak sebagai langkah preventif.

“Vaksinasi booster terus kami lakukan agar kondisi kesehatan ternak tetap terjaga hingga hari penyembelihan,” katanya.

Ia juga mengimbau para peternak dan pedagang untuk tetap mematuhi standar kesehatan hewan serta melaporkan apabila ditemukan gejala penyakit pada ternak.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam melaksanakan ibadah kurban serta menjaga stabilitas kesehatan hewan ternak di daerah.

Menurut dia, pengawasan dilakukan secara intensif di sejumlah titik penjualan hewan kurban, termasuk pasar dan lokasi penampungan sementara, guna memastikan tidak ada ternak yang terindikasi penyakit masuk ke daerah tersebut.

Petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang dan peternak terkait ciri-ciri hewan yang sehat dan layak kurban, serta pentingnya menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar.

"Kita juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperkuat pengawasan lalu lintas ternak yang masuk dan keluar daerah, sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit dari luar.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026