Pangkalpinang (ANTARA) - Sebanyak 55 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) terbaik dari kabupaten/kota se-Kepulauan Bangka Belitung mulai mengikuti tahap seleksi tingkat provinsi yang mulai digelar 11 hingga 15 Mei 2026.

‎Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Babel, Azami Anwar mengatakan dari 55 putra putri terbaik yang ikut seleksi ini nanti hanya 30 orang yang akan terpilih menjadi Paskibraka Babel, dan mereka akan siap mengikuti seleksi untuk mewakili Bangka Belitung ke tingkat nasional.
‎‎
‎"Hari ini hari pertama tahap seleksi dan mereka 55 orang ini putra - putri terbaik dari kabupaten/kota dan akan ikut untuk seleksi ke tingkat pusat, ada 3 pasang, 3 putri dan 3 putra," kata Azami, di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan beberapa aspek yang menjadi penilaian utama dalam seleksi calon Paskibraka tingkat provinsi yakni dari tinggi badan, psikotes, kepribadian, pemahaman Pancasila, wawasan kebangsaan hingga intelijen umum.

"Semua tahapan seleksi mengacu pada pedoman resmi yang telah ditetapkan karena memang sudah ada panduannya untuk apa saja yang akan diseleksi," terangnya.

‎Azami berharap proses seleksi tahun ini mampu melahirkan putra-putri terbaik Bangka Belitung (Babel) yang tidak hanya siap bertugas di tingkat provinsi, tetapi juga mampu bersaing di level nasional daj hasil seleksi akan diumumkan pada 15 Mei 2026 setelah seluruh rangkaian tahapan selesai. 

‎"Semoga seleksi kita berjalan lancar apa yang kita harapkan untuk peserta terbaik di Paskibraka ditingkat provinsi aka kita utus mewakili Babel di tingkat nasional," ujarnya.

‎Perwakilan tim seleksi, Iptu Denni juga berharap selama mengikuti tahapan seleksi, para peserta dapat menjaga kesehatan dan tetap fokus selama mengikuti tahapan seleksi.

‎"Tetap jaga kesehatan dan terus semangat, kami pastikan penilaian tetap objektif sesuai dengan real yang ada," ujarnya.

‎Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan secara transparan tanpa intervensi dari pihak manapun. Bahkan hasil penilaian dapat dipantau langsung melalui aplikasi transparansi paskibraka oleh peserta maupun orang tua.

‎"Kami berkomitmen tidak akan ada intervensi dari pihak manapun. Nanti setiap penilaian akan bisa langsung di monitor melalui aplikasi transparansi paskibraka dan bisa dilihat para peserta dan orangtua," tutupnya.



Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026