Moskow (ANTARA) - Armada Sumud pro-Palestina menyatakan telah mengakhiri misi pengiriman bantuan darat ke Jalur Gaza setelah sejumlah anggotanya ditahan di Libya saat berupaya menegosiasikan akses perjalanan menuju Mesir.
“Konvoi Darat Global Sumud terpaksa mengakhiri misi kemanusiaan daratnya ke Gaza setelah penahanan 10 perwakilan yang sedang berupaya menegosiasikan jalur aman konvoi menuju Mesir,” demikian pernyataan Armada Sumud, Kamis (28/5).
Para aktivis mengeklaim bahwa otoritas di Libya timur meminta agar bantuan tersebut diserahkan kepada Bulan Sabit Merah Libya untuk kemudian dikirim ke Mesir, dengan mengacu pada perintah dari otoritas Mesir.
Pernyataan itu menambahkan bahwa Global Sumud terus berusaha menegosiasikan akses melintasi perbatasan, sebelum akhirnya para perwakilannya ditahan.
Sumber: WAFA-OANA
Pewarta: Asri Mayang SariUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026